Doh! Dosen UIN ini Sebut Jokowi Pun Belum Tentu Lulus Tes SKD Usai Banyak Peserta Tes CPNS 2018 Gagal

Ribuan calon peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang sebelumnya lolos di seleksi administrasi CPNS 2018 via sscn.bkn.go.id di Aceh akhirnya harus menelan pil pahit karena tidak lulus seleksi kompetensi dasar (SKD).

Bahkan sebagiannya diliputi perasaan dilematis karena sudah berusaha keras belajar sungguh-sungguh, ternyata juga belum berhasil lolos tes SKD atau gagal di tes CPNS 2018 sesuai dengan passing grade yang ditentukan.

Biang atas kegagalan para peserta tes SKD tersebut ada pada batas minimum passing grade yang ditetapkan pemerintah. Dosen UIN sebut Jokowi pun tak akan lulus.

Membuat banyak peserta yang jatuh dan gagal melanjutkan tes berikutnya. Fenomena banyak peserta tes CPNS yang tidak lulus ini dikritik berbagai pihak.

Baca Juga  PDIP Sebut Jokowi Raja Sebagai Kampanye Hitam! Bawaslu: Poster Jokowi Berpakaian Raja Jawa Bukan Kampanye Hitam

Sebagiannya menuding pemerintah membuat kebijakan keterlaluan dengan menetapkan passing grade kelulusan yang ‘kejam’ tanpa memperhatikan kondisi psikologis dan geografis daerah peserta.

“Kalaulah untuk menjadi calon presiden harus ikut tes seperti model CAT SKD CPNS tahun 2018 ini dengan soal yang sama, maka Jokowi dan Prabowo, bisa saja keduanya juga tidak lulus,” ujar Dosen UIN Ar Raniry Budi Azhari MPd seperti dikutip Serambinews.com dari laman facebooknya, Senin (5/11/2018).

Menurut Budi untuk dapat lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) tersebut peserta harus memenuhi passing grade. Yakni untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 143, Tes Intelegensia Umum (TIU) 80 dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 75.
Bupati HSS bersama Pj Sekda HSS, Kepala BKD Diklat HSS pantau seleksi CPNS.
Bupati HSS bersama Pj Sekda HSS, Kepala BKD Diklat HSS pantau seleksi CPNS. (banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Baca Juga  Diabaikan Jokowi, Guru Honorer Malah Ngadu dan Nangis ke Sandi

Jika salah satu tidak memenuhi, maka peserta dinyatakan gagal.

“Bisa saja, walaupun Jokowi cukup nilai TKP dan TWK tapi gagal di tes Intelegensia Umum. Sedangkan Prabowo tinggi nilai TIU dan TKW tapi tidak cukup nilai tes Karakteristik Pribadi, atau sebaliknya,” sebutnya.

Karena itu, sebut Budi, bagi peserta yang belum beruntung dan tidak lewat tes SKD CPNS diharapkan jangan bersedih.

TRIBUNNEWS

Tinggalkan Komentar Dengan Bijak ya! Terima Kasih

Tinggalkan Balasan