Fenomena Aneh di SDN Bandung, Foto Jokowi JK Ditutup Kertas

Ada sebuah fenomena aneh dinding salah satu Sekolah Dasar Negeri di Kota Bandung, Jawa Barat. Temuan ini membuat geger masyarakat setelah sejumlah foto penampakan fenomena itu beredar di media sosial.

Foto penampakan fenomena itu pertama kali disebarkan seorang perempuan pemilik akun Facebook bernama Satyowati Pancasiwi.

Ada dua gambar yang diunggah Setyowati, pada gambar terlihat foto Presiden RI, Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla terpajang di dinding sekolah itu.

Hanya saja anehnya, foto pimpinan negara itu ditutup dengan kertas putih. Terlihat fenomena ini ada di ruang kelas berbeda.

Dalam informasinya, Setyowati menyebutkan, fenomena ini terjadi di SDN 085 Ciumbuleuit, Bandung.

“Di SDN 085 Ciumbuleuit Bandung ini entah mengapa foto Presiden dan Wakil Presiden ditutupi dengan kertas, seperti yang tampak di foto. Di sekolah yang pendanaannya ditanggung oleh negara, guru-gurunya juga digaji oleh negara, diajarkan untuk tidak menghormati Kepala Negara. Ironis!” tulis Setyowati seperti dikutip VIVA, Selasa, 25 Mei 2018.

Baca Juga  Seruan #NovelKembali Bergema!

Menurut Setyowati, di sekolah ini juga ada keanehan lain, yakni, murid diwajibkan memakai jilbab.

“Satu lagi yang aneh di sekolah negeri satu ini, siswi-siswinya wajib berjilbab sejak masuk kelas 4. Eh, ini sekolah negeri lho, bukan sekolah swasta Islam,” tulisnya.

Bahkan, untuk memastikan fenomena aneh ini, Setyowati juga mengirimkan kedua gambar ke Menteri Pendidikan dan Wali Kota Bandung.

“Bagaimana pendapat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Bapak Muhadjir Effendy tentang fenomena seperti ini?,” tulisnya.

Sementara, sejumlah pengguna Facebook ada yang menilai bahwa penutupan foto Presiden dan Wakil Presiden itu kemungkinan karena sedang dilaksanakan ujian nasional.

“Mungkin sedang ujian mbak.. sekolahku dulu kalau ujian semua gambar ditutup..,” tulis akun Inda Najah di kolom komentar.

Baca Juga  Penyesatan Aqidah Melalui Modus Kasihan Terlantar Terhadap Anjing

Namun, Setyowati membalasnya dengan menyatakan bahwa kedua gambar itu diabadikan pada waktu ujian nasional selesai digelar.

“Foto itu diambil beberapa hari setelah ujian usai,” kata Setyowati.

Hingga saat ini, informasi tentang fenomena aneh tak hanya beredar di Facebook, tapi juga media sosial lainnya. Sayangnya, belum ada tanggapan dari pemerintah dan pihak berwenang tentang temuan ini.

Untuk diketahui, kewajiban penggunaan lambang negara dalam sebuah bangunan negeri di atur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 43 tahun 1958.

Aturan itu tertuang dalam pasal 1 yang berbunyi:

1. Lambang Negara digunakan pada gedung-gedung Negeri di muka sebelah luar dan/atau di dalam dan pada kapal-kapal Pemerintah yang digunakan untuk keperluan dinas.

Baca Juga  Ahok Mengajukan PK, Din Syamsuddin: Ada Aksi Ada Reaksi

2. Penggunaan Lambang Negara pada gedung-gedung Negeri tersebut di atas dilakukan pada tempat yang pantas dan menarik perhatian. Pemasangan Lambang Negara pada kapal-kapal Pemerintah tersebut di atas dilakukan di bagian luar anjungan (brug), di tengah-tengah. (ren)

VIVA

Tinggalkan Komentar Dengan Bijak ya! Terima Kasih

Tinggalkan Balasan