Jokowi Tampilkan Foto Tito ke Pendukungnya, Apa Maksudnya????

Tindakan Presiden Joko Widodo yang menunjukkan foto Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat melantik jajaran pengurus Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Sumsel, di The Sultan Conventional Center, Palembang, Minggu (25/11), jadi perbincangan. Netralitas Polri lantas menjadi sorotan.

Namun Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan untuk tidak meragukan netralitas Polri dalam pemilu. “Pada prinsipnya, Polri dalam kontestasi Pemilu adalah netral,” ujarnya di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/11).

Adapun Kapolri di Palembang kemarin sebatas menemani Jokowi dengan statusnya sebagai kepala negara. “Pak Kapolri dalam hal ini kapasitasnya kunjungan kerja mendampingi (presiden) bersama Panglima TNI dan pejabat terkait,” tutur Dedi.

Baca Juga  NGAKAK! Foto Bersama Jokowi, Warga Lampung Acungkan 2 Jari, Netizen: Sabar Pak, Rakyat Mendukungmu Kembali ke Solo! Haha

Lagi pula, Kapolri sendiri tidak hadir dalam pelantikan jajaran pengurus Jokowi-Ma’ruf Sumsel itu. “Jadi batasan tugas dan di luar tugas itu jelas,” tukas Dedi.

Sebelumnya, munculnya foto Tito terjadi ketika Jokowi memberikan sambutan di hadapan ribuan pendukungnya usai pelantikan jajaran pengurus Jokowi-Ma’ruf Sumsel. Semula, Jokowi bicara mengenai tokoh dan putra daerah Sumatera Selatan yang mendukungnya dalam Pilpres 2019.

Ada tiga nama, diantaranya, Gubernur Sumsel Herman Deru, Gubernur Sumsel dua periode, Alex Noerdin serta Ketua TKD Sumsel Syahrial Oesman.

Jokowi menampilkan foto ketiga tokoh terkemuka di Sumsel itu. Selanjutnya, layar menampilkan sosok tiga orang lain yang berasal dari Sumsel.

Yaitu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Baca Juga  Sehari Sebelum Sidang, Ini Permintaan Ahok pada Para Kiai dan Alim Ulama

Namun saat menyebut Tito, Jokowi menegaskan bahwa posisinya netral sebagai Kapolri. “Pak Tito orang sini, tapi harus netral. Kalau saya sebut, keliru nanti,” sebut Jokowi kemarin. Adapun dalam pertemuan itu, Tito sendiri tak tampak hadir. [jawapos.com]

Tinggalkan Komentar Dengan Bijak ya! Terima Kasih