Kaki Patah akibat Gempa, Asifah: Jangan Siksa Aku Ya Allah, Aku Rajin Shalat


Palu- Lembaga kemanusiaan One Care memberikan bantuan kesehatan pada Nurul Asifah,bocah berusia 7 tahun asal Lere, Palu Barat, Palu. Asifah mengalami patah tulang di kaki kiri akibat terimpit reruntuhan pagar beton saat gempa 7.4 SR yang menguncang Palu.

One Care mengantarkan langsung alat bantu jalan berupa kruk yang dapat digunakan Asifah selama masa pemulihan. Selain itu, One Care juga memberikan paket bantuan Children Care dan Women Care. Asifah juga dilatih cara menggunakan kruk tersebut.

“Terima kasih banyak atas bantuannya untuk semua anak-anak berhati baik yang ingin membantu masyarakat tidak mampu. Kita yang tidak jauh-jauh mengungsi, hanya di rumah terima kasih banyak sudah dibantu. Apalagi anak saya yang kena musibah, kena timpa beton ini juga dibantu,” ungkap Sutini, ibu Asifah pada Senin (12/10/2018).

Hasil rontgen kaki kiri Nurul Asifah yang patah

Baca Juga  WOW! Ternyata Gaji Dirapel Setahun, Megawati Bisa 1 Miliar Lebih, Mahfud MD dkk 990 Juta, INI PERHITUNGANNYA..

Beberapa hari sebelumnya, relawan One Care sempat membesuk siswi kelas 2 SDN 3 Lere itu dan keluarga di kediamannya. Saat itu, Asifah masih mengalami trauma berat dan kondisi fisiknya masih belum pulih.

Sutini bercerita peristiwa nahas itu terjadi saat Asifah hendak pergi ke masjid untuk menunaikan shalat maghrib. Namun tiba-tiba gempa mengguncang, Asifah yang baru saja keluar rumah pun terjatuh.

Parahnya, pagar beton yang runtuh akibat guncangan langsung menimpa tubuh kecil Asifah. Akibat kejadian itu, kaki kiri Asifah patah, gigi dan gusinya pun rusak.
BACA JUGA PKS: Perda Agama untuk Menjaga Ketertiban Masyarakat, Apa Ini yang PSI Tolak?

Sutini menjelaskan, meski dalam kondisi terimpit, Asifah tak lupa memanjatkan doa. “Ya Allah jangan siksa saya ya Allah. Saya rajin shalat ya Allah,” ungkap Sutini menirukan doa putrinya.

Baca Juga  Hasyim Muzadi: Pesantren Jangan Gabung Yayasan Harry Tanoe

Sutini berprofesi sebagai tukang pijat tak mampu berbuat banyak. Sutini bekerja seorang diri untuk menghidupi tiga orang anaknya setelah berpisah dengan mantan suaminya. Asifah yang masih belum pulih pun ia rawat sendiri.

“Semuanya dibawa ke kesehatan, dibawakan lagi tongkat, sudah banyak bantuannya. Terima kasih banyak. Semoga sukses semuanya,” tutup Sutini. [kiblat.net]

Tinggalkan Komentar Dengan Bijak ya! Terima Kasih