Kasusnya Dinilai JANGGAL, Dahnil Disarankan Tuntut Media, Humas Polri, dan Akun Penyebar Fitnah


Kasus yang menimpa Dahnil Anzar Simanjuntak ini dinilai aneh oleh sejumlah netizen. Pasalnya, dalam kasus ini hanya Dahnil yang diperiksa.

Sedangkan pihak Kemenpora selaku pencetus acara “Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia” dan GP Ansor tidak diperiksa polisi.

Kecurigaan publik berlanjut dengan munculnya pemberitaan sepihak melalui pernyataan Kepala Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Bhakti Suhendarwan.

Bhakti menyebut Dahnil mengembalikan dana hibah senilai Rp2 miliar. “Dahnil mengembalikan Rp 2 miliar ke Kemenpora. Hari ini mengembalikan Rp 2 miliar,” ujarnya seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Lewat akun Twitternya, Dahnil Anzar menjelaskan bahwa bukan dirinya yang mengembalikan dana Rp 2 miliar, melainkan panitia Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia.

Baca Juga  SEGAR !!! Resep es mutiara cahaya

“Terkait dengan statement Polisi yg dimuat @detikcom menyatakan saya mengembalikan uang 2 Milyar. Itu tidak benar, krn sy tdk terkait dg hal tersebut, yg benar adl panitia mengembalikan dana 2 M ke Kemenpora.” tulisnya.

Terkait dengan statement Polisi yg dimuat @detikcom menyatakan saya mengembalikan uang 2 Milyar. Itu tidak benar, krn sy tdk terkait dg hal tersebut, yg benar adl panitia mengembalikan dana 2 M ke Kemenpora. Silahkan ikuti Link wawancara dibawah inihttps://t.co/4OjzAMo0R8
— Dahnil A Simanjuntak (@Dahnilanzar) 23 November 2018

Bersamaan dengan munculnya pemberitaan soal pengembalian uang, muncul kicauan-kicauan netizen yang memvonis Dahnil korupsi.

Hal itu diketahui melalui screenshot dari netizen dengan akun @hgetuklindri. Pasca kasus Dahnil menemui titik terang kronologisnya, kicauan-kicauan yang menyudutkan Dahnil hilang, dihapus oleh si penuduh.

Baca Juga  Responden Sebut Ahok Bersalah Hanya 9 Persen Pilih Ahok

Ini jamaah pencetak fitnah terhadap bang @Dahnilanzar
Saya sertakan beberapa screenshot fitnah mereka pic.twitter.com/Ga3Z97e1ba

— HKDSR (@hgetuklindri) 24 November 2018

Karuan atas peristiwa ini, seorang netizen menyarankan kepada Dahnil untuk melakukan tuntutan hukum kepada media, Humas Polri, dan akun-akun yang menuduh Dahnil korupsi.

“Setuju. Dan paling baik adalah mas
@Dahnilanzar segera melakukan tuntutan hukum kpd media, humas Polri dan akun cebi Cebi ini agar mereka tahu bahwa anda tidak salah.” tulis @bprayoga2009.

Kendati demikian, ada netizen yang memberi saran agar Dahnil bersabar dan tabah menjalani cobaan dalam kasus ini.

“Sabar bang,anda harus tabah dalam menjalani semuanya,krn di balik semua ini ada hikmanya dan akan indah pada waktunya,” kata akun @Galank234.

Baca Juga  Indonesia Dinilai Rawan Konflik Jika Umat Islam Tidak Mayoritas

Sementara, Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengajak untuk membantu Dahnil Anzar menjelaskan masalah tersebut. Fahri menulis bahwa kebenaran harus segera diungkap.

“Kita bantu beliau menjelaskan apa yg terjadi….

negara tidak selalu benar..

negara tidak harus menang…

kebenaran harus diungkap apa adanya…” tulis akun Fahri Hamzah. [swararakyat.com]

Tinggalkan Komentar Dengan Bijak ya! Terima Kasih