MasyaAllah! Sehari Bebas, Jonru Buka Suara soal Dakwah dan Aksi Reuni 212! Berdakwah adalah Kewajiban Tiap Muslim


Kediaman Jon Riah Ukur Ginting yang berlokasi di RT 01 RW 02 Kelurahan Makassar, Jakarta Timur nampak sepi. Tidak ada keramaian semacam penyambutan kepada Jonru yang baru bebas bersyarat dari penjara akibat kasus ujaran kebencian dan SARA.

Diketahui, Jonru baru bebas sejak Jumat (23/11).

CNNIndonesia.com menemui Jonru tengah berada di halaman rumahnya. Dia nampak agak kurus. Saat ditemui, Jonru mengenakan kaus hitam bertuliskan #2019GantiPresiden.

Mulanya, dia enggan diwawancara. Jonru ingin menenangkan diri. “Saya belum mau diwawancara dulu,” kata Jonru di kediamannya, Sabtu (24/11).

Setelah dibujuk, Jonru akhirnya mau bicara. Dia mengatakan kondisinya sehat walafiat.

Selama dipenjara pun petugas memperlakukannya dengan baik. Jonru mengaku tidak ada keluhan atas perlakuan aparat selama dirinya mendekam di tahanan.

Baca Juga  MANTABB!!! Solo Raya Resmi Bentuk Persaudaraan Aksi 212 Sekaligus Berharap Diikuti Daerah Lain

Jonru mengamini bahwa memang tidak ada penyambutan khusus usai keluar dari penjara. Baik dari keluarga maupun tetangga atau kerabat yang lain. Dia mengtakan hanya ditemani beberapa kawan dan pengacara menuju ke rumah usai bebas.

“Soalnya saya keluar mendadak. Mendadak banget,” kata Jonru yang berkali-kali dipanggil oleh sang istri dari dalam rumah.

Meski begitu, Jonru mengaku mendapat berbagai dukungan, baik moril maupun materil. Semua itu diperolehnya dari keluarga, kerabat, tetangga, dan kawan yang menaruh simpati.

“Saweran dana juga ada,” kata Jonru.

Jonru mulanya mengklaim dirinya belum memiliki rencana apa pun usai bebas dari penjara. Dia mengatakan masih ingin menenangkan diri terlebih dahulu.

Baca Juga  Kapolresta Solo Akhirnya Akui Bukan LUIS, Tapi Ada Kelompok Lain Dalam Kasus Social Kitchen

Dia juga belum tahu apakah akan menghadiri Reuni 212 pada 2 Desember mendatang. Diketahui, Jonru selama ini memang dekat dengan Alumni 212.

Terus Berdakwah

Jonru juga mengatakan dirinya tidak ditawari untuk ikut menjadi panitia Reuni 212. “Dekat kan bukan berarti ingin jabatan. Tujuan saya bukan itu. Saya ingin terus berdakwah membela kebenaran,” kata Jonru.

Sejak mengatakan hal itu, barulah Jonru agak sedikit terbuka kegiatan yang akan dilakukan selanjutnya. Dia mengatakan bakal terus berdakwah.

Menurut Jonru, berdakwah merupakan kewajiban seorang muslim. “Itu adalah tugas setiap muslim. Sampai Mati saya akan tetap berdakwah membela kebenaran. Semua muslim harus seperti itu,” ujar Jonru.

Mengenai isi dakwah yang akan diberikan Jonru belum mau merinci. Dia juga belum mau membeberkan apakah bakal berdakwah melalui media sosial seperti dahulu atau tidak.

Baca Juga  Wartawan Senior: Jokowi Takut Kebangkitan Islam, tetapi Cuek dengan Kebangkitan Komunis

Menurut Jonru, jalur dakwah tidak terlalu penting. Apakah melalui media sosial atau secara langsung atau tatap muka.

Jonru lantas meminta izin untuk masuk ke dalam rumah memenuhi panggilan istri dan anaknya. Dia masuk ke dalam rumah dan menutup pintu rapat – rapat. [cnnIndonesia.com]

Tinggalkan Komentar Dengan Bijak ya! Terima Kasih