MIRIS! Dunia Internasional KECAM Israel, WNI di Papua Justru HEBOH Kibarkan Bendera Israel, Netizen: Tak ada Merah Putih

 Di tengah kondisi negara saat ini yang dilanda aksi teror bom dan penyerangan di sejumlah tempat, warga di Papua malah ramai-ramai mengibarkan bendera Israel.

Viralnya sejumlah foto dan tayangan video soal pengibaran bendera Israel oleh warga di Papua yang dilakukan oleh warga menggunakan sejumlah kendaraan pribadi dan angkutan kota bisa ditemukan di berbagai jejaring sosial.

Berdasarkan informasi, aksi tersebut dilakukan warga pada Senin, 14 Mei 2018 lalu, sebagai reaksi kegembiraan atas peresmian kedutaan besar Amerika Serikat di Yerusalem.

Dalam konvoi tersebut, warga mengibarkan bendera Israel dengan sangat bebasnya, tak ada satu pun aparat yang berusaha menghentikan mereka.

Pengibaran bendera Israel dengan bebas ini tak hanya menyakiti hati warga muslim Indonesia, namun juga menjadi pengingat bahwa janji pemerintah untuk mendukung kemerdekaan Palestina, belum terpenuhi.

Sementara itu, Badan Intelijen Negara (BIN) berjanji akan memberikan keterangan resmi kepada media soal aksi konvoi puluhan warga berbendera Israel di Papua itu.

Baca Juga  Pipin Sopian : KPK Jangan Pilih Kasih Buktikan ‘Nyanyian’ Setnov

“Iya nanti, tapi saya rapat dulu,” kata Deputi Bidang Komunikasi dan Informasi BIN, Sundawan Salya, saat ditemui media, Rabu, 16 Mei 2018.

Selain BIN, TNI melalui Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Brigjen Alfred Denny Tuejeh juga berjanji memberikan keterangan soal aksi konvoi berbendera bintang daud tersebut.

“Nanti ya, masih rapat dulu,” tutup Alfred singkat.

Sebelumnya, bendera Israel juga nampak dikibarkan dalam acara Kebaktian Budaya Bangsa ke 12 di GOR Waringin Kotaraja Jayapura, yang videonya viral diunggah 11 Mei 2018 lalu.

Peristiwa pengibaran bendera Israel ini dikecam keras warganet.

    Kebaktian Budaya Bangsa ke 12 di GOR Waringin Kotaraja Jayapura.
    Coba kalau ini adalah Umat Islam mengibarkan bendera Tauhid dan memuji2 khilafah. Rata lah GOR ini. pic.twitter.com/S2lMKZOzLS
    — MUSTOFA NAHRAWARDAYA (@NetizenTofa) May 17, 2018

Baca Juga  Aneh, Keberadaan Bripka Iwan tak Diketahui Setelah Dibebaskan, Ini Kata Kepala Instalasi Forensik RS Polri

    Mana densus kok diem aja liat bendera teroris dikibarkan
    — diriku bukan dirimu (@punkaz3) May 17, 2018

    — Ojo Kuwi Plonga Plongo (@RepulikWayang45) May 17, 2018

    Inilah teroris yang sebenarnya, mendukung penjajah..
    — Mister Jei (@misterjei212) May 17, 2018

    Ayo mana nih yg teriak2 NKRI harga mati, ngaku tameng NKRI
    — Mapung Purnama (@mapunk121) May 17, 2018

    Kebaktian Budaya Bangsa ke 12 di GOR Waringin Kotaraja Jayapura.
    Coba kalau ini adalah Umat Islam mengibarkan bendera Tauhid dan memuji2 khilafah. Rata lah GOR ini. pic.twitter.com/S2lMKZOzLS
    — MUSTOFA NAHRAWARDAYA (@NetizenTofa) May 17, 2018

    Ini kan bukan pengajian bro, walaupun mengibarkan bendera penjajah karena bukan pengajian, kenapa harus dibubarkan ???
    — BERSUARALAH ! (@paijonelheb) May 17, 2018

    Kalo ini kita viralkan…biasanya…biasanya lho ya….yg di tangkep malah yg nyebarin…krn dianggap menimbulkan kegaduhan…😁
    — Roel_Betoelan (@MzRoel) May 17, 2018

Baca Juga  Mohon Maaf... Berikut Ini Klarifikasi Dari Panitia GNPF-MUI, Untuk Meluruskan Berita Sound System Ayah Vidi Aldiano di Balik Suksesnya Aksi Bela Islam III 212

    Tak satupun kutengok ada merah putih.
    — Trisno Indonesia (@Trieslove) May 17, 2018

    Majelis ta’lim ngundang ulama diributin, bendera Israel berkibar bebas di jalanan Papua ente ente pada meneng bae… pic.twitter.com/yvMPE6wAgb
    — DivHumasMbloh (@KakaLebah) May 17, 2018

Kecaman keras juga datang dark Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid yang menilai pengibaran bendera Israel ini tak semestinya dibiarkan.

“Dunia Internasional kecam Israel yg menteror warga Palestina, eh di Papua, sebagian WNI malah konvoi kibarkan bendera teroris Israel. Polisi kita sedang jadi target teroris, mestinya laku kibarkn bendera teroris israel harusnya tak dibiarkan,” tulis Hidayat melalui akun twitternya, Kamis, 17 Mei 2018.

PORTAL-ISLAM

Tinggalkan Komentar Dengan Bijak ya! Terima Kasih

Tinggalkan Balasan