Said Aqil: Supaya Panennya Jadi, Dewa Penjaga Tanaman “Dewi Sri” Diselameti Nggak Apa-apa! Budayanya Lestari Agamanya jadi KUAT!

Potongan video Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) Said Aqil Siradj beredar di sosial media dan jadi sorotan.

Dalam video itu Said Aqil berbicara dalam sebuah forum, mengulas soal metode dakwah dengan menyinggung pemuliaan dan pemujaan terhadap Dewi Sri.

Dalam mitologi Jawa dan Bali, kisah mengenai Dewi Sri terkait dengan asal mula terciptanya tanaman padi. Dewi Sri adalah dewi pertanian, dewi padi dan sawah, serta dewi kesuburan.

Pemuliaan dan pemujaan terhadap Nyai Pohaci Sanghyang Asri, Dewi Shri, atau Sangiang Serri, nama lain Dewi Sri, berlangsung sejak masa pra-Hindu dan pra-Islam.

Said Aqil duduk di meja pembicara diapit dua orang di sebelah kanan dan satu orang di sebelah kiri. Said Aqil mengenakan batik lengan panjang motif corak hitam.

Baca Juga  Pemerintah Tak Lagi Batasi Jangka Waktu Pekerja Asing

“Syukuran Dewi Sri, kalau mau panen itu ada dewa yang menjaga tanaman. Perempuan, namanya Dewi Sri. Itu harus diselameti lho, dihormat supaya panenya jadi. Gak Apa-apa yang penting isinya ceramah agama, solawatan, baca Quran, baca Yasin. Bagus kan? Budayanya lestari agamanya jadi kuat,” kata Said Aqil.

“Kalau tanpa budaya, jangan harap orang Jawa bisa menerima. Orang Jawa orang keras juga sebenarnya. Kalau dengan kekerasan akan dilawan sampai mati,” sambung Said dalam video itu.

Video diupload di Twitter oleh akun @GollumID. Netizen banyak yang mengomentari. Semuanya kecewa dan menyampaikan kecaman.

“Harusny tau sejarah khalifah Umar bin Khatab,, menghapus syirik di sungai Nil,” kicau @irwanrixo.

Baca Juga  Masya Allah 7 Calon Kepala Daerah Ini Ikuti Tes Baca Al-Qur'an

Eko Siwi Jaya menyebut pandangan Said Aqil sesat dan sangat menyesatkan. Pertanyaannya, kenapa membaca Al Quran untuk menghormati dewa dewi? Pandangan demikian membuktikan telah hilangnya keimanan dan keislaman.

“Sangat disayangkan organisasi sebesar NU dikendalikan oleh orang seperti dia,” tulisnya di akun @JayaSiwi.[dem] [rmol.co]

Tinggalkan Komentar Dengan Bijak ya! Terima Kasih