Salah Soal Grasi, Kubu Jokowi Bukannya Minta Maaf, Malah Menuduh Prabowo


Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin Arya Sinulingga meminta masyarakat tidak mempersoalkan pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengusulkan agar Baiq Nuril Makmun mengajukan grasi.

Menurut Arya, masyarakat jangan terjebak dengan detail soal grasi. Kata dia, yang terpenting, Jokowi memiliki niatan baik untuk membantu Baiq Nuril. Menurutnya, Prabowo juga tidak tahu kalau ditanya Grasi.

“Saya yakin pak Prabowo kalau ditanya detail soal [grasi] itu juga enggak tahu, kalau grasi itu buat hukuman yang di atas 2 tahun. Yakin saya. Sandi tidak akan tahu juga,” kata Arya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (21/11/2018).

Link: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20181121140236-32-348098/kubu-jokowi-prabowo-juga-enggak-tahu-kalau-ditanya-grasi

Pernyataan Jubir Jokowi-Ma’ruf ini ditanggapi koordinator jubir Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Baca Juga  Diputus Cinta, Mahasiswa Ini Nekat Siram Bensin dan Bakar Diri bareng Mantan

https://t.co/kz8dPdZd3k Astaqfirullah kok kekeliruan dan ketidakmampuan calon mereka, kemudian menuduh dan mencerca rival. Bila tak tahu dan salah ya tinggal minta maaf, perbaiki dan belajar lagi begitu saja. Kenapa mesti menuduh pihak lain. Ini watak tak elok.
— Dahnil A Simanjuntak (@Dahnilanzar) 21 November 2018

“Astaghfirullah kok kekeliruan dan ketidakmampuan calon mereka, kemudian menuduh dan mencerca rival. Bila tak tahu dan salah ya tinggal minta maaf, perbaiki dan

belajar lagi begitu saja. Kenapa mesti menuduh pihak lain. Ini watak tak elok,” kata Dahnil di akun twitternya.

Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi menyarankan Baiq Nuril Maknun untuk mengajukan grasi jika PK tidak juga berhasil.

Baca Juga  [MEMBONGKAR FITNAH BUSUK KUBU JOKOWI] Ternyata Poster Jokowi Raja Jawa Dipasang Oleh Pendukung Jokowi dengan Budget 22,7 Juta

“Seandainya nanti PK-nya masih belum mendapatkan keadilan, bisa mengajukan grasi ke Presiden. Memang tahapannya seperti itu. Kalau sudah mengajukan grasi ke Presiden, nah nanti itu bagian saya,” ujar Jokowi di hadapan awak media di Pasar Induk Sidoharjo, Lamongan, Jawa Timur, Senin (19/11/2018).

Padahal sesuai UU Nomor 22 Tahun 2002 tentang GRASI, disebutkan: Putusan pemidanaan yang dapat dimohonkan grasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah pidana mati, penjara seumur hidup, penjara paling rendah 2 (dua) tahun.

Sedangkan Baiq Nuril vonis cuma 6 bulan.

Berikut videonya:

video ini menunjukkan :
1. Beliau TIDAK MENGERTI apa yg disampaikannya shg hrs MBACA contekan
2. Stafnya gak ngerti GRASI itu cuma bagi mrk yg dihukum mati, seumur hidup atau minimal penjara 2 tahun (UU 22/2002). Sdg Bu Nuril dituntut 6 bln+denda
3. Bentar lg mkn siang di istana pic.twitter.com/QEuTV95r2l
— J.S. Prabowo (@marierteman) 19 November 2018

Baca Juga  Bukan Maksud Melecehkan Presiden??? Mari Menakar Kelayakan Jokowi Dua Periode

— Dhoni🇮🇩🇵🇸♂☕🎮⚽🚭 (@dhon3adi) 20 November 2018

Ngaku salah tuh berat, cuma orang gentle yg bisa!

Pertahankan kesalahan juga berat, cuma cebong dungu yg mampu!

😂😂😂
— Math Thorq (@MathThorq) 21 November 2018

portal-islam.id

Tinggalkan Komentar Dengan Bijak ya! Terima Kasih