Tak Banyak yg Tahu, Kalimat Inilah yang Memotivasi Ustadz Somad Temui Habib Rizieq Di Makkah

Akhirnya Ustadz Abdul Somad Lc MA bertemu dengan Imam Besar Habib Rizieq Syihab di Makkah Al-Mukarramah. Banyak pihak yang berspekulasi. Tak sedikit pula yang melontarkan tuduhan bernada fitnah.

Padahal, Ustadz Abdul Somad mengaku sengaja bertemu Habib Rizieq Syihab karena termotivasi oleh perkataan salah satu sahabat utama Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

“Assilah ila qarabati Rasulillah ahabba ila assilah ila qarabatii. Itu ucapan Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu ‘Anhu,” kata Ustadz Abdul Somad saat bertemu Habib Rizieq Syihab di Makkah pada Ahad (31/12/17).

Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq yang merupakan sahabat paling utama Nabi Muhammad ini, seperti dikutip Ustadz Abdul Somad, lebih menyukai bersilaturahim dengan kerabat Nabi dibanding dengan kerabatnya sendiri.

Baca Juga  PW Muhammadiyah Jabar Klarifikasi Pernyataan Humas Polda Jabar

“Menyambung silaturahim dengan kerabat Rasulullah lebih aku cintai dari menyambung silaturahim dengan kerabatku sendiri.” kata Ustadz Somad menerjemahkan.

Perkataan inilah yang membuat Ustadz Somad berkunjung kepada Habib Rizieq Syihab yang merupakan keturunan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dari jalur Sayyidina Husain bin Ali bin Abi Thalib.

“Maka saya bersilaturahim kepada para Habaib, salah satunya Habib Rizieq Syihab yang nasabnya sampai kepada Sayyidina Husain bin ‘Ali bin Abi Thalib yang nasabnya sampai kepada Sayyidatina Fathimah dan sampai kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.” tegasnya menyatakan.

Memuliakan keturunan (ahli bayt) Rasulullah ini sudah menjadi salah satu ajaran Islam yang mulia dan diamalkan oleh para sahabat Nabi. Diantaranya seperti dicontohkan oleh sahabat mulia Zaid bin Tsabit yang mencium tangan sahabat mulia Abdullah bin Abbas, padahal Zaid bin Tsabit lebih tua secara usia.

Baca Juga  Di Rencanakan Punya Kewenangan BubarKan Parpol Awas, Bawaslu Jadi Alat Politik

“Sayyidina Ibnu Abbas bertemu dengan Zaid bin Tsabit. Secara umur lebih tua Zaid bin Stabit. Ketika Nabi wafat, umur Ibnu Abbas 19 tahun, Zaid bin Tsabit 20 tahun.” kisah Ustadz Abdul Somad.

“Kenapa kau cium tanganku?” tanya Abdullah bin ‘Abbas kepada Zaid bin Tsabit.

Kata Zaid bin Tsabit, “Karena engkau kerabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.”

Tak lupa, Ustadz Abdul Somad menjelaskan, yang dimaksud ialah ahli bayt (habib) yang asli, yang jalur nasabnya sampai kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, karena banyak yang palsu dan hanya mengaku sebagai habib padahal bukan.

Sumber: Tarbawia

Tinggalkan Komentar Dengan Bijak ya! Terima Kasih

Tinggalkan Balasan