Wow, Ada “Pembakaran Bendera PKI” di Aksi 1000 Bendera Tauhid Solo


Ribuan umat Islam Soloraya mengikuti tabligh akbar dan longmarch bertajuk ‘Seribu Mujahid Seribu Bendera Tauhid’ di Bundaran Gladak, Surakarta, Ahad (25/11/2018). Disela-sela aksi, ada acara teatrikal pembakaran bendera Partai Komunis Indonesia (PKI).

“Disini kami berdiri dan konsisten memerangi musuh Allah dan rasulnya. Atheisme, komunisme tidak boleh berkembang dan akan selamanya menjadi musuh kita karena ulah PKI yang sangat keji tehadap bangsa Indonesia,” kata panitia aksi, Sigit sesaat melakukan aksi teatrikal yang disambut antusiasme peserta.

Sementara itu, ketua DSKS Muinudinillah Basri mengungkapkan, adanya ribuan bendera tauhid di acara maulid nabi itu sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah.
Orasi ketua DSKS, Muinudinillah Basri. Foto: Arie/Jurnis

Baca Juga  Nggak Nyangka Begini Perlakuan Arab Saudi Terhadap Bendera Tauhid

“Jangan ngaku cinta nabi jangan ngaku maulid-an kalau tidak menegakkan kalimat tauhid, maka kalau maulid-an jangan lupa tegakkan dalam kehidupan kita,” tegasnya.

Sebelumnya, aksi yang diinisiasi oleh Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS), ini juga dilakukan dalam rangka maulid nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasalam.

Massa yang sudah berkumpul sejak pukul 06.30 wib itu, kemudian melakukan aksi longmarch melewati Mangkunegaran, Jalan Kartini, Slamet Riyadi dan kemudian kembali menuju Bundaran Gladak.

Sejumlah pimpinan ormas Islam dan Tokoh Islam turut hadir dalam acara tersebut, diantaranya ustaz Masud Izzul Mujahid, Tengku Azhar, Faiz Baraja, Sigit, ustaz Irfan S Awwas, Kyai Umar Said, dan Ahmad Rofi’i. [suara-islam.com]

Baca Juga  F1 GP Australia: Mobil Rio Haryanto Rusak Bukan Hal Yang Baru

Tinggalkan Komentar Dengan Bijak ya! Terima Kasih