Zeng Wei Jian: Islamophobia Sengaja Diinjeksi ke Dalam Tempurung Otak Mereka!

Penyataan seputar “Prestasi Jokowi” merupakan sebuah oversimplifikasi dan mispersepsi. Masuk kategori apa yang disebut Jan-Willem van Prooijen sebagai “cognitive bias”.

Selama 4 tahun Jokowi Presiden, dollar tembus 15 ribu,

pajak irasional, gagal buka 10 juta lapangan kerja, listrik naik, impor pangan, penista agama marak di medsos dan lain sebagainya.

“Bias Cognitive” Para pemuja yang percaya Jokowi berprestasi disebabkan oleh “Confirmation bias” yaitu people’s willingness to accept explanations that fit what they already believe.

Jokower menderita defisit News Media Literacy. Otaknya berisi fantasi. Tendensi mereka; gunakan intuisi daripada analytical thinking. Karena itu, “Prestasi Jokowi” bisa dikatakan sebagai “form of belief”.

Baca Juga  Doh! Ada Yang Panik Dengan REUNI AKBAR 212, Mereka Menyebar SMS seperti ini

Alasan elementer fenomena ini bersumber pada fungsi psikologi Jokower. Stressful events like a terrorist attack dan Islamophobia diinjeksi ke dalam tempurung otak mereka.

Saat orang takut, atau marah, dia tidak bisa berpikir jernih. Tidak heran, bila Jokower identik dengan “Mati Nalar”.

Penulis: Zeng Wei Jian

Tinggalkan Komentar Dengan Bijak ya! Terima Kasih